21 Oktober 2009

Siap ngga siap, Mau ngga mau


Pagi nan cerah. Rabb Sang Kekasih Sejati senantiasa membantuku mengusir kegundahan yang mencoba mengusik detik-detik perjalanan ini. Terima kasih, Ya Rabbi....

Sekitar pukul 08.50 tadi Daniya sudah kembali terlelap. Usai disuapin, dimandiin, diASI-in (bukan di SMS-in Gita Gutawa.. he..) dan tertidur dalam dekapanku.

Aih... Si Non kecil ini makin manja nian. Kini dia sering acting nangis. Mengeluarkan senandung "huuu...uuuu...huuu...uuuuu...." yang berkepanjangan, dengan tampang sedih, tanpa keluar air mata. Habis nyani-nyanyi, tiba-tiba duduk di lantai, dan pasang nada "huuu...uuu" demikian berulang beberapa kali. Setelah digendong, dan dirayu-rayu. Eh... langsung senyum dan bisa nyanyi lagi.

Terkadang tiba-tiba minta digendong pakai kain. Atau minta keluar rumah sambil didorong dengan kereta bayi. Atau minta naik baby walker. Ihh... gemes juga dengan tingkahnya. Mungkin demi melihat ada Gilang, bayi tetangga sebelah yang menginspirasinya untuk bertingkah bayi juga.:)

Orang-orang bilang, kalau anak kecil udah mulai rewel-rewel begitu, berarti dia minta adik. Halah!!! Bisa aja mereka. Tanpa diramal dan dikait-kaitkan dengan kerewelan Si Kecil-pun, kalau waktunya Allah SWT memberi amanah lagi ya... tentu terjadi. He he..

Si Abi anak-anak juga sudah kepingin Daniya punya adik lagi. 

Ih.. gitu ya bapak-bapak kalau punya kehendak. Ngga basa-basi nanyain dulu, kondisi kesehatan istrinya, kira-kira sudah siap & nyaman belum, pasca operasi kelahiran sebelumnya. Tahunya... Daniya sudah gedhe, butuh teman main yang sepantar di rumah. Hmmm....

Insya Allah, bila Allah memang sudah menghendaki. Mau nggak mau ya siaplah. Kodrat wanita... Siapa lagi yang bisa dan mau melahirkan, kalau bukan kita-kita sebagai wanita...

"Rabbi.., mohon senantiasa bimbing langkah kaki ini; dengan ridho dan kekuatan dari-Mu" Amin.

20 Oktober 2009

Tangis Si Kecil & Vertigo


Semalam baru merasakan vertigo yang lumayan berat. Kalau dulu-dulu kan hanya agak 'nggliyer' sedikit. Nah, yang semalam... wah... astaghfirullah. Kala membaringkan diri, langit2 kamar begitu kencang berputar. Seperti komidi putar yang bergerak cepat.

Ditambah Daniya nangis, berontak, tak ketahuan mau-nya. Sampai seperempat jam berlalu, Daniya masih meraung-raung dan meronta-ronta. Alhamdulillah aku dah bisa mulai bangun. Kugendong dia, kuminta kakak2nya membaca surat2 pendek Al Qur'an. Sambil duduk di sofa, kuberi Daniya ASI, dan perlahan-lahan ia mulai tenang. Dan tertidur. Subhanallah... doa-doa Mas Wafdan & Mas Wafiy terkabul. Pelan-pelan kubawa Daniya ke kamar, dan kubaringkan.

Disusul ke-dua mas-nya, ikut masuk kamar, berbaring di bed atas. Aku pun membaringkan diri di sebelah Daniya. Semuanya lelah... Wafdan & Wafiy cepat sekali tertidur.

Sambil melantunkan doa, kupejamkan mata, dan lalu tak sadarkan diri.

Bangun tidur, Alhamdulillah.... vertigo sudah hilang.

http://cantikmandiri.co.cc

03 Oktober 2009

Kesehatan Menurun Usai Mudik

Selepas pulang kampung Lebaran 1430 H ini, kami bergantian sakit. Namun alhamdulillah, masih dapat diatasi dengan kesabaran dan ikhtiar. Namanya badan capek setelah berlama-lama di atas kendaraan, tidur tak teratur, suasana batin yang penuh kejutan dan penyesuaian; so pasti berpengaruh pada kondisi kesehatan.

Yang paling nampak menurun kondisi kesehatannya adalah Wafiy. Batuk-batuk, pilek, mual, pusing, diare...selalu menjadi keluhannya; dan berlangsung cukup lama. Sementara yang lain juga merasakan hal yang sama namun segera dapat teratasi dalam jangka waktu dua tiga hari. Sedangkan Wafiy sampai saat ini, seminggu setelah pulang kampung, masih sering mengeluh mengenai hal-hal tersebut.

Beberapa hari ini Wafiy masih diare. Cukup merepotkan juga, karena sering tak dapat dikendalikan. Tiba-tiba berasa mulas dan langsung mencret. Masih untung bila ia berada tak jauh dari toilet. Yang paling merepotkan, ketika malam hari tiba-tiba mulas, sementara ia masih dalam keadaan tidur atau setengah tidur. Wahhh....!! Harus ekstra sabar menangani dan membersihkan segala kotoran yang ditimbulkan. :(

Buruan kita nyari resep untuk menanggulangi sakitnya Wafiy ini...

Tips dan Cara Mengobati & Mengatasi Diare

Terkadang kita sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa menghindarkan diri dari makanan yang tidak higienis atau bersih dari segala macam bibit kuman dan penyakit. Apabila kita makanan yang tidak higienis maka kita bisa terserang penyakit pencernaan yang salah satu akibatnya adalah diare atau mencret-mencret. Selain itu diare dapat disebabkan oleh keracunan bahan kimia dalam makanan, masuk angin, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan lain sebagainya.

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin / kentut dari dalam perut. Berikut di bawah ini adalah 4 (empat) teknik atau cara untuk menanggulangi diare atau mencret-mencret.

1. Minum Air Putih yang Banyak

Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.

Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.

2. Makan Makanan Khusus

Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.

Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.

3. Istirahat yang Cukup

Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.

4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat

Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.
http://cantikmandiri.co.cc

30 Agustus 2009

Tasyakuran Milad Wafiy ke-7


Kali ini giliran ultah Wafiy, putra ke-2ku. Lucunya, acara tasyakuran digelar justru di hari lahirku. Birthday kami memang berdekatan. Wafiy tgl 26 Agustus, aku tgl 29 Agustus. Tapi, yang dirayakan hanya Wafiy lah... Soalnya; Desember lalu, Wafdan & Daniya juga dirayakan. Sehingga keinginan Wafiy sepantasnya dituruti, supaya anak merasa diperlakukan adil. He he.

Seperti biasa, acara tasyakuran sederhana saja. Mengundang teman-teman kecil Wafiy segang rumah, Mawar X, ditambah beberapa sahabat Mawar IX dan VII. Digelar di garasi rumah kontrakan, karena renovasi rumah belum kelar...

Karena bertepatan dengan Puasa Ramadhan, acara sengaja diselenggarakan sore hari menjelang berbuka. Dimulai pukul 17.00. Wafdan sebagai MC, membuka acara dengan basmalah; yang ulang tahun baca ayat suci Al Qur'an. Setelah itu nyanyi bersama dipimpin MC. Potong kue ultah oleh Wafiy, dan buru-buru dibawa masuk ummi, khawatir anak-anak kecil pada ngiler dan batal puasa. Sementara kue dipotong-potong untuk ditaruh di mika kecil-kecil; acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Abi.

Setelah itu, nyanyi-nyanyi lagi. Bareng-bareng dan gantian, siapa saja yang mau nyanyi boleh. Ternyata seru juga; anak2 sekarang pinter2 nyanyi dan bergaya :) Bahkan Daniya pun ikut urun suara nyanyi "Bangun Tidur"-nya Mbah Surip. Haaa haaa haaa.

Sebelum acara selesai dan teman2 diperbolehkan pulang, mereka satu demi satu bersalaman dengan Wafiy sambil masing-masing dibawain goody bag. Isinya: Nasi kuning set; snack set, dan potongan birthday cake.

Alhamdulillah... acara singkat, padat, sederhana; tapi seru!






Dhe Wafiy, Ummi mengucapkan SeLaMaT MiLaD; semoga jadi anak yang sholih dan mashlahat. Amin.. Love U So Much!!!!

28 Agustus 2009

Menyambut Ramadhan 1430 H

Marhaban Ya Ramadhan....
Wafdan, Wafiy dan Daniya bersemangat sekali mengikuti tarawih pertama. Wafdan & Wafiy juga bertekad untuk maju teruuuuuuus pantang mundur! Untuk bisa melaksanakan puasa full!


Dadakan Lomba 17-an

Lomba? Ada - engga ada - ada - engga ada... Anak-anak kecil pada penasaran, menunggu-nunggu pengumuman diadakannya lomba 17-an dari RT. Namun, dari pagi hingga sore, ternyata harapan untuk mengikuti perlombaan semakin tak menentu dan memudar.

Demi menyaksikan tampang sedih dan penasaran dari para krucil; terketuklah hati Bu Awan, untuk mengadakan lomba dadakan buat anak-anak kecil di Mawar X. Ide Bu Awan langsung didukung oleh Bu Ryan, Tante Yanti, Ibu Angga, dll. Mengadakan lomba dadakan!

Dengan perlengkapan seadanya; lomba pun digelar. Anggi, Jejen, Intan, para anak yang beranjak ABG pun ikut partisipasi untuk bantu-bantu mengurusi, mencatat-catat, merangkap peserta juga.

Pesertanya...anak-anak Gang Mawar X. Rama, Wafdan, Wafiy, Wicak, Galih, Sinta, Fira, Lifa, Anggi, Jejen, Intan. Sikecil Daniya & Angga ikut-ikutan mondar-mandir ketawa-ketiwi.

Ada lomba makan krupuk (wah...ngga kefoto, karena aku telat keluar)
Lomba kelereng.
Lomba Balap Karung.
Lomba Tarik Tambang.
Lomba masukin paku ke botol.

Wah. Ternyata luar biasa heboh!! Soalnya lomba begini, jadi lebih seru karena kita semua tak terlalu mengikuti aturan. Boleh curang :) ORangtua boleh mbantuin.. :) Jadinya... para ibu heboh dan terpingkal-pingkal membantu anaknya, sementara, anak yang lain teriak-teriak, protes kalau lawan mereka curang dan ngga beraturan.

Namun, akhirnya semuanya nampak senang dan puas. Yang penting seru banget kebersamaan ini. Meski RT ngga ngadain kegiatan 17-an, tapi Gang Mawar X ngadain sendiri. Tetep kompak...

Hadiahnya? Masing-masing anak minta ke orangtua sendiri-sendiri. He he.








06 Agustus 2009

Virus Flu Onta


PERNAHKAH Anda mendengar istilah seperti judul di atas?
Bagaimana dengan istilah yang satu ini: H1N1 (baca: virus penyebab swine influenza alias flu babi)?

Adalah seorang tentara di Port Dix, Amerika Serikat, pada 5 Pebruari 1976, yang menyatakan dirinya kelelahan dan lemah, kemudian meninggal dunia keesokan harinya. Dokter menyatakan, kematiannya disebabkan oleh virus Influensa A (H1N1).

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejala H1N1 antara lain ditandai dengan demam, batuk, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, lemah lesu, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian.

Sebuah sumber mengatakan, Influensa A H1N1 ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita. Karena itu, penyebarannya sangat cepat. Namun demikian, angka kematiannya rendah, sekitar 0,4 persen.

Berdasarkan data terakhir, sejak pertama kali dilaporkan menimpa seorang bayi perempuan berumur enam bulan asal San Luis Potosi, Meksiko, pada 24 Pebruari 2009 lalu, virus H1N1 kini sudah menyebar hampir ke setiap negara di berbagai belahan dunia dengan korban jiwa lebih dari 700 orang meninggal dunia. Termasuk di negeri kita tercinta, Indonesia, yang sudah mencapai 444 kasus (29/7/2009).

Antara Onta dan Babi, Sebuah Fakta yang Tak Terbantahkan

Sejauh ini, onta (camelus) lebih banyak dikenal orang hanya sebagai spesies hewan gurun berkuku genap dan berpunuk satu (camelus dromedarius) atau berpunuk dua (camelus bactrianus) yang biasa ditemukan di Jazirah Arab, Asia Tengah, dan sebagian wilayah gurun di Afrika Utara sebagai sarana transportasi tradisional dan hewan pengangkut. Tidak banyak yang tahu, bahwa hewan yang mempunyai rata-rata harapan hidup berkisar antara 30 hingga 50 tahun ini merupakan salah satu penghasil susu dengan kualitas nutrisi yang lebih baik dari susu sapi (Wikipedia), selain tentu saja sumber daging yang halal dikonsumsi.

Bahkan kini sudah dapat dinikmati secara luas produk coklat yang terbuat dari susu onta. Sebuah terobosan yang dilakukan oleh perusahaan Al-Nassma milik Syaikh Muhammad bin Rasyid Al-Maktum yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, bekerja sama dengan Austria Chocolatier Manner, sudah mulai memasarkan produk coklat susu onta mereka ke pasaran dunia untuk pertama kalinya.

Perusahaan Al-Nassma telah menyiapkan 3000 onta yang dimiliki di sebuah peternakan di Dubai supaya mampu memproduksi sekitar 100 ton coklat susu onta premium setiap tahunnya. Semua coklat yang dihasilkan tanpa bahan-bahan kimia tambahan, tetapi dengan campuran rempah-rempah lokal yang terkenal seperti kacang-kacangan dan madu.

Susu onta dipercaya lebih sehat dan bergizi daripada susu sapi, mengandung lima kali lebih banyak vitamin C, sedikit lemak, sedikit gula, dan lebih banyak insulin; sehingga menjadikan coklat susu onta sebagai pilihan yang tepat bagi penderita diabetes dan orang yang harus mengkonsumsi gula sedikit.

Air seni onta juga terbukti secara ilmiah manjur untuk mengobati kanker. Setelah melewatkan waktu lebih dari lima tahun penelitian di laboratorium, Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid, ilmuwan Saudi staf pengajar di King Abdul Aziz University dan Presiden Tissues Culture Unit di Pusat Penelitian Medis King Fahd itu menemukan bahwa partikel nano dalam air seni hewan onta dapat melawan sel kanker dengan baik. Efektivitas air seni onta untuk melawan sel kanker sudah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh International Cancer Institute.

Penelitian itu menghasilkan mendali emas bagi tim peneliti atas inovasinya, yang diberikan oleh Kerajaan Saudi pada tahun 2008. Dan obatnya terpilih sebagai salah satu dari enam inovasi terbaik dari total 600 inovasi yang diajukan dalam International Innovation and Technology Exhibition (ITEX) 2009 yang diselenggarakan di Malaysia pada bulan Mei.

“Pengobatan ini bukan sebuah penemuan baru, melainkan diambil dari warisan peninggalan Nabi kita,” kata Dr. Khorshid mengacu pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Diceritakan oleh Abi Qilaba dari Anas r.a., “Ada sekelompok orang ‘Ukl atau ‘Urainah mendatangi Madinah, namun cuaca Madinah tidak cocok untuk mereka. Nabi Saw. menyuruh mereka untuk pergi ke kandang onta dan meminum susu dan air seninya. Lalu mereka melakukan sebagaimana yang diperintahkan dan mereka menjadi sehat.” (Hadis No.235, Kitabul Wudlu, Shahih Bukhari)

Dan lebih dari itu, satu hal yang pasti sampai detik ini saya belum pernah mendengar istilah virus flu onta, yaitu penyakit flu yang disebabkan oleh virus onta. Belum pernah sekalipun. Atau mungkin ada di antara Anda yang pernah mendengarnya sebelum ini?

Bagaimana dengan fakta seputar babi?

Babi atau celeng (dalam bahasa Jawa) adalah hewan bermancung panjang, berhidung leper, dan termasuk kelompok omnivora (memakan semua jenis makanan, baik daging maupun tumbuh-tumbuhan).

Dalam Al-Qur’an, sebagai hewan, babi hukumnya najis (najis mughaladhah, najis berat) jika disentuh dan haram untuk dimakan oleh umat Islam. Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di kalangan Kristen. Namun, babi banyak dikonsumsi orang Eropa dan Tionghoa. Beberapa suku bangsa di Indonesia selain suku Tionghoa-Indonesia juga suka mengkonsumsi babi, yaitu suku Bali, Batak, dan Manado (Wikipedia).

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. (Q.S. Al-Maa-idah [5] : 3)

Fakta-fakta di lapangan tentang babi menjadi alasan empiris sekaligus ilmiah yang menguatkan penegasan Al-Qur’an akan keharamannya seperti yang diabadikan dalam beberapa ayatnya, salah satunya pada ayat di atas.

Ilmu kedokteran pun telah membuktikan bahwa babi adalah inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya. Sistem biokimia babi hanya mengeluarkan 2% dari seluruh uric acid (asam urat, C5H4N4O3) dari dalam tubuhnya. Bertolak belakang dengan sistem metabolisme dalam tubuh manusia yang mengeluarkan 98% kandungan asam uratnya melalui air seni. Asam urat adalah sampah dalam darah yang terbentuk akibat metabolisme tubuh yang tidak sempurna dan bersifat racun.

Dr. Murad Hoffman, seorang pengarah klinik laboratorium mikrobiologi di Boston Medical Center, Massachusetts, yang juga seorang asisten professor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi, di antaranya anthrax, influensa, leptospirosis, rabies, dan salmonellosis.

Babi adalah binatang yang paling jorok, sangat suka berada di tempat yang kotor, suka memakan kotorannya sendiri, tidak tahan terhadap sinar matahari, pemalas, tidak gesit, dan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Babi juga suka dengan sejenis dan tidak pencemburu (A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov, dalam buku Adaptive Physiology on Mammals and Birds).

Penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyimpulkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan colon (usus besar). Persentase penderita kedua penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi meningkat drastis, terutama di negara-negara Eropa, Amerika, Cina dan India. Sementara di negara-negara Islam persentasenya sangat rendah, hanya 1/1000 orang. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan di Sao Paulo, Brasil, 1986.

Adakah fakta lain tentang babi?

Islam mengajarkan pada umatnya tentang tata cara penyembelihan hewan yang halal dikonsumsi. Yaitu diawali dengan menyebut nama Allah Yang Mahakuasa dan kemudian membuat irisan memotong urat nadi leher hewan dan membiarkan urat-urat dan organ lainnya utuh. Cara ini akan mengakibatkan kematian hewan secara perlahan karena terputusnya sirkulasi darah dalam tubuh.

Bukan dengan cara mencederai organ vital hewan, seperti dengan cara menusuk bagian jantung, hati, atau dengan memukul bagian kepalanya. Sebab dengan mencederai organ-organ vital tersebut, hewan akan meninggal seketika dan darahnya akan mengumpul dalam urat-uratnya yang pada akhirnya mencemari daging. Daging hewan akan tercemar oleh asam urat sehingga mengandung racun.

Pada titik inilah, para ahli makanan baru menyadari betapa sempurnanya tuntunan ajaran Islam.

Tahukah Anda, bahwa babi tidak punya leher dan karenanya otomatis tidak bisa disembelih di bagian lehernya?

Tentu tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Allah Swt. mendesain fisik babi tidak berleher dan Rasulullah Muhammad Saw. mengajarkan pada umatnya untuk menyembelih hewan di lehernya. Mahabenar Allah yang telah mengharamkan babi bagi umat Muhammad Saw. dan menunjukkan bukti-bukti ilmiah kebenarannya dengan cara-Nya sendiri yang sangat elegan.
***

Menurut The Spoof, situs yang memarodikan berita-berita utama media internasional, seorang ilmuwan Paris berkata, “We should do like Moslem do. Not eat pigs. Then swine flu virus would disappear.” Kita harus seperti orang Islam. Tidak makan babi. Dengan begitu, flu babi akan lenyap (dengan sendirinya).

Demikianlah, kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (Q.S. Al-Baqarah [2] : 2)

Maka, adakah yang mau mengambil pelajaran darinya?

Allahu a’lam bish-shawaab.

Sumber
Virus Flu Onta

Shared via AddThis